
Tapanuli Selatan, (Humas) 25 Agustus 2025 – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas lulusan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN), MAN Tapanuli Selatan resmi menggelar program les tambahan bagi seluruh siswa kelas XII.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal setiap hari Senin, Selasa, dan Rabu usai pembelajaran reguler berakhir. Siswa diberikan waktu istirahat sebentar sebelum mengikuti tambahan belajar dengan durasi 2 x 70 menit. Program ini dirancang berlangsung selama 10 minggu, mulai akhir Agustus hingga akhir Oktober 2025, sehingga total pertemuan mencapai 10 kali untuk setiap mata pelajaran yang dipilih.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Suparno, S.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kebijakan penting dari madrasah dalam rangka memfasilitasi kebutuhan siswa kelas XII. “Les tambahan ini kita mulai secepatnya. Ada tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, yang menjadi fokus utama dalam TKA. Selain itu, siswa juga diberi kebebasan memilih mata pelajaran minat sesuai jurusan dan rencana studi mereka di perguruan tinggi,” jelasnya.
Adapun mata pelajaran minat yang tersedia antara lain: Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, Ekonomi, Bahasa Indonesia tingkat lanjut, Bahasa Inggris tingkat lanjut, dan Pendidikan Pancasila. Pemilihan mata pelajaran dilakukan secara transparan melalui pengisian Google Form yang telah dibagikan kepada seluruh siswa.
Sistem pembelajaran dalam program ini dirancang menyerupai pola bimbingan belajar (bimbel). Setiap sesi terdiri dari 50–60 menit penyampaian materi inti oleh guru, kemudian dilanjutkan dengan kuis singkat sesuai mata pelajaran. Dengan sistem ini, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga langsung berlatih soal-soal model TKA sehingga terbiasa menghadapi pola ujian yang sesungguhnya.
Lebih lanjut, Suparno menegaskan bahwa program ini diharapkan menjadi sarana efektif untuk meningkatkan hasil belajar. “Kita ingin seluruh siswa kelas XII memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Dengan bimbingan guru-guru yang kompeten, kita optimis hasil TKA tahun ini bisa lebih baik, sehingga peluang siswa masuk PTN yang mereka impikan juga semakin besar,” tambahnya.
Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., turut menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian madrasah terhadap masa depan peserta didik. “Kami akan mengawal jalannya kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Inisiatif ini bukan hanya sekadar tambahan belajar, melainkan ikhtiar bersama untuk mempersiapkan ananda menghadapi tantangan akademik sekaligus mengantarkan mereka ke perguruan tinggi pilihan. Semoga langkah ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kualitas alumni MAN Tapanuli Selatan,” ujarnya.
Dengan adanya jadwal yang teratur, sistem pembelajaran terstruktur, dan dukungan penuh dari madrasah, program les tambahan TKA ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi siswa kelas XII dalam menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, serta menjadi bekal berharga untuk meraih masa depan yang gemilang. (hen)

