
Tapanuli Selatan, (Humas) 17 Agustus 2025 – Peringatan Hari
Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Tapanuli Selatan
berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Salah satu momen yang
selalu dinantikan adalah prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih, yang
dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tahun ini,
Kabupaten Tapanuli Selatan menetapkan sebanyak 63 siswa terbaik dari
berbagai sekolah untuk bertugas dalam pasukan tersebut, setelah melalui
seleksi yang ketat dan berjenjang.
Kabar membanggakan datang dari
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tapanuli Selatan. Dari 63 siswa yang
terpilih, lima di antaranya adalah putra-putri terbaik MAN Tapanuli
Selatan yang berhasil lolos seleksi. Mereka adalah, Mhd Ronadipaima
Rambe – (Laki-laki), Taufik Ishak Siregar – (Laki-laki), Muhaimin
Abda Sitompul – (Laki-laki), Yoga Pratama Batubara – (Laki-laki) dan
Aini Putri Salsabila – (Perempuan).
Sebelumnya, tercatat lebih
dari 20 siswa MAN Tapanuli Selatan yang mendaftarkan diri sebagai calon
Paskibraka. Mereka mengikuti berbagai tahapan seleksi yang dilakukan
oleh panitia resmi di tingkat kabupaten, mulai dari tes kesehatan, tes
fisik, kedisiplinan, wawancara, hingga tes baris-berbaris. Proses ini
berlangsung dengan ketat karena hanya siswa dengan kemampuan, disiplin,
dan mental terbaik yang dipilih untuk menjadi bagian dari pasukan
pengibar bendera.
Setelah dinyatakan lolos, kelima siswa MAN
Tapanuli Selatan tersebut menjalani masa karantina dan latihan intensif.
Mereka berlatih setiap hari bersama dengan peserta lainnya untuk
mempersiapkan diri menghadapi upacara puncak pada tanggal 17 Agustus.
Latihan tersebut bukan hanya membentuk keterampilan teknis, tetapi juga
melatih kekompakan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai generasi
penerus bangsa.
Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar,
S.Pd., menyambut dengan penuh rasa syukur dan bangga atas keberhasilan
siswanya. Beliau menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan hanya sebuah
prestasi individu, tetapi juga sebuah kebanggaan bagi seluruh keluarga
besar MAN Tapanuli Selatan.
“Selamat kepada anak-anak
sekalian. Kalian telah terpilih melalui proses panjang dan tidak mudah.
Ini adalah langkah awal untuk berbuat lebih banyak bagi negeri. Ketika
kalian pulang nanti, bawalah pengalaman berharga ini dan bagikan kepada
teman-teman yang lain. Jadilah teladan, bukan hanya di madrasah tetapi
juga di masyarakat. Ingatlah, pengabdian kepada bangsa tidak berhenti di
sini, tetapi harus terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur beliau memberi nasihat.
Kehadiran
siswa MAN Tapanuli Selatan dalam barisan Paskibraka setiap tahunnya
menjadi bukti nyata bahwa madrasah ini terus melahirkan generasi yang
berprestasi, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Keikutsertaan mereka dalam momen sakral HUT RI bukan hanya sebuah
kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berjuang
meraih prestasi di berbagai bidang.
Dengan terpilihnya lima
siswa ini, MAN Tapanuli Selatan kembali mencatat sejarah dalam
perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa. Semoga langkah kecil ini
menjadi awal dari pengabdian yang lebih besar di masa depan, serta
semakin mengharumkan nama madrasah, daerah, dan bangsa Indonesia. (hen)



