
Tapanuli Selatan, (Humas) 8 September 2025 — Udara pagi yang sejuk dan langit cerah menaungi pelaksanaan upacara bendera di MAN Tapanuli Selatan. Seperti biasanya, kegiatan ini dilaksanakan sebagai agenda rutin setiap pekan guna menumbuhkan rasa nasionalisme, disiplin, dan cinta tanah air di kalangan siswa. Namun, upacara kali ini terasa istimewa karena kehadiran PS Kasatlantas Polres Tapanuli Selatan, Iptu James Sihombing, S.H., M.H., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Iptu James Sihombing menekankan bahwa polisi adalah mitra masyarakat yang senantiasa hadir untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama. Beliau secara khusus menyoroti permasalahan lalu lintas yang hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar angka kecelakaan di Indonesia. “Angka kecelakaan lalu lintas masih sangat tinggi, bahkan menjadi salah satu penyebab utama kematian. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan diri ketika berkendara. Hal-hal sederhana seperti menggunakan helm standar, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari penggunaan knalpot blong harus benar-benar diperhatikan. “Keselamatan itu dimulai dari diri kita sendiri. Jangan remehkan aturan, karena aturan dibuat untuk melindungi kita semua. Gunakan helm, lengkapi surat-surat, dan pastikan kendaraan selalu dalam kondisi baik,” tegasnya.
Kehadiran Kasatlantas di MAN Tapanuli Selatan disambut hangat oleh pihak madrasah. Kepala MAN Tapanuli Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Polres Tapanuli Selatan memberikan pembinaan langsung kepada para siswa. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah dunia pendidikan dapat menjadi teladan dan memberikan wawasan nyata tentang pentingnya disiplin berlalu lintas sejak dini. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Tapanuli Selatan, khususnya Kasatlantas, yang sudah hadir untuk memberikan arahan. Harapan kami, siswa MAN Tapanuli Selatan tidak hanya cerdas di bidang akademik, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ujarnya.
Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan khidmat dan tertib. Para siswa tampak antusias mendengarkan arahan yang disampaikan. Bahkan, beberapa siswa mengaku termotivasi untuk lebih disiplin dalam berkendara dan siap mengingatkan teman sebaya agar selalu menaati aturan lalu lintas.
Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dapat semakin mengakar dalam diri para siswa MAN Tapanuli Selatan. Upacara bendera bukan hanya menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme, tetapi juga media untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai generasi muda penerus bangsa. (hen)
Dalam amanatnya, Iptu James Sihombing menekankan bahwa polisi adalah mitra masyarakat yang senantiasa hadir untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama. Beliau secara khusus menyoroti permasalahan lalu lintas yang hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar angka kecelakaan di Indonesia. “Angka kecelakaan lalu lintas masih sangat tinggi, bahkan menjadi salah satu penyebab utama kematian. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan diri ketika berkendara. Hal-hal sederhana seperti menggunakan helm standar, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari penggunaan knalpot blong harus benar-benar diperhatikan. “Keselamatan itu dimulai dari diri kita sendiri. Jangan remehkan aturan, karena aturan dibuat untuk melindungi kita semua. Gunakan helm, lengkapi surat-surat, dan pastikan kendaraan selalu dalam kondisi baik,” tegasnya.
Kehadiran Kasatlantas di MAN Tapanuli Selatan disambut hangat oleh pihak madrasah. Kepala MAN Tapanuli Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Polres Tapanuli Selatan memberikan pembinaan langsung kepada para siswa. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah dunia pendidikan dapat menjadi teladan dan memberikan wawasan nyata tentang pentingnya disiplin berlalu lintas sejak dini. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Tapanuli Selatan, khususnya Kasatlantas, yang sudah hadir untuk memberikan arahan. Harapan kami, siswa MAN Tapanuli Selatan tidak hanya cerdas di bidang akademik, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ujarnya.
Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan khidmat dan tertib. Para siswa tampak antusias mendengarkan arahan yang disampaikan. Bahkan, beberapa siswa mengaku termotivasi untuk lebih disiplin dalam berkendara dan siap mengingatkan teman sebaya agar selalu menaati aturan lalu lintas.
Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dapat semakin mengakar dalam diri para siswa MAN Tapanuli Selatan. Upacara bendera bukan hanya menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme, tetapi juga media untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai generasi muda penerus bangsa. (hen)

