
Tapanuli Selatan, (Humas) 24 September 2025 –
Suasana sore di MAN Tapanuli Selatan tampak berbeda dari biasanya.
Sejumlah siswa dan guru terlihat sibuk mempersiapkan segala perlengkapan
untuk keberangkatan mengikuti Perkemahan Wirakarya Madrasah (PWM)
se-Sumatera Utara Tahun 2025. Kegiatan akbar tahunan ini akan digelar
mulai Kamis hingga Minggu, 25–28 September 2025, di UIN Sumatera Utara
Kampus IV Tuntungan, Medan, tepatnya di Jl. Lapangan Golf No.120, Pancur
Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Keikutsertaan MAN Tapanuli Selatan dalam ajang ini sesuai dengan surat edaran Ka. Mabigus Pangkalan UIN Sumatera Utara dan juga himbauan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. PWM sendiri merupakan ajang yang dirancang untuk mengasah keterampilan Pramuka, menanamkan nilai pengabdian kepada masyarakat, serta mempererat silaturahmi antar madrasah se-Sumatera Utara.
MAN Tapanuli Selatan memberangkatkan 12 siswa terbaik yang terdiri dari 6 putra dan 6 putri, didampingi oleh 2 pembina Pramuka. Para peserta ini telah melalui proses seleksi dan persiapan, sehingga dipercaya membawa nama baik madrasah dalam ajang tersebut.
Pelepasan rombongan dilakukan secara resmi di halaman madrasah oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Kesiswaan, Suparno, S.Pd., M.Sc., mewakili Kepala MAN Tapanuli Selatan. Dalam arahannya, beliau menekankan tiga pesan utama. “Pertama, berangkat berjumlah 12 orang, maka pulang juga harus 12 orang, jangan ada yang kurang atau lebih. Kedua, jangan pernah tinggalkan shalat, karena itu adalah identitas kita sebagai muslim. Ketiga, jagalah nama baik MAN Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan, tunjukkan bahwa kita adalah siswa yang terdidik dan berkarakter. Ingat, kalian adalah pilihan dari banyak siswa lain, maka lakukan yang terbaik dan gunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujar Suparno penuh semangat.
Beliau juga menyampaikan salam dari Kepala MAN Tapanuli Selatan yang tidak dapat hadir karena sedang mengalami musibah keluarga. Meski demikian, semangat dan doa beliau tetap menyertai seluruh peserta yang berangkat. “Beliau menitipkan pesan agar anak-anak menjaga kesehatan, memeriksa kelengkapan, dan memanfaatkan kegiatan ini untuk belajar serta menimba pengalaman yang berharga,” tambah Suparno.
Sebelum berangkat, para peserta bersama pembina melakukan pengecekan akhir perlengkapan tenda, logistik, serta kebutuhan pribadi masing-masing. Terlihat semangat membara di wajah para siswa yang akan menjadi duta madrasah dalam kegiatan PWM ini. Mereka tidak hanya membawa nama MAN Tapanuli Selatan, tetapi juga mewakili Kabupaten Tapanuli Selatan di tingkat provinsi.
Dengan iringan doa dari guru, orang tua, serta rekan-rekan siswa, rombongan Pramuka MAN Tapanuli Selatan akhirnya berangkat menuju Medan. Harapannya, mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, membawa pulang pengalaman, pengetahuan, serta prestasi yang membanggakan bagi madrasah dan daerah. (hen)
Keikutsertaan MAN Tapanuli Selatan dalam ajang ini sesuai dengan surat edaran Ka. Mabigus Pangkalan UIN Sumatera Utara dan juga himbauan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. PWM sendiri merupakan ajang yang dirancang untuk mengasah keterampilan Pramuka, menanamkan nilai pengabdian kepada masyarakat, serta mempererat silaturahmi antar madrasah se-Sumatera Utara.
MAN Tapanuli Selatan memberangkatkan 12 siswa terbaik yang terdiri dari 6 putra dan 6 putri, didampingi oleh 2 pembina Pramuka. Para peserta ini telah melalui proses seleksi dan persiapan, sehingga dipercaya membawa nama baik madrasah dalam ajang tersebut.
Pelepasan rombongan dilakukan secara resmi di halaman madrasah oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Kesiswaan, Suparno, S.Pd., M.Sc., mewakili Kepala MAN Tapanuli Selatan. Dalam arahannya, beliau menekankan tiga pesan utama. “Pertama, berangkat berjumlah 12 orang, maka pulang juga harus 12 orang, jangan ada yang kurang atau lebih. Kedua, jangan pernah tinggalkan shalat, karena itu adalah identitas kita sebagai muslim. Ketiga, jagalah nama baik MAN Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan, tunjukkan bahwa kita adalah siswa yang terdidik dan berkarakter. Ingat, kalian adalah pilihan dari banyak siswa lain, maka lakukan yang terbaik dan gunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujar Suparno penuh semangat.
Beliau juga menyampaikan salam dari Kepala MAN Tapanuli Selatan yang tidak dapat hadir karena sedang mengalami musibah keluarga. Meski demikian, semangat dan doa beliau tetap menyertai seluruh peserta yang berangkat. “Beliau menitipkan pesan agar anak-anak menjaga kesehatan, memeriksa kelengkapan, dan memanfaatkan kegiatan ini untuk belajar serta menimba pengalaman yang berharga,” tambah Suparno.
Sebelum berangkat, para peserta bersama pembina melakukan pengecekan akhir perlengkapan tenda, logistik, serta kebutuhan pribadi masing-masing. Terlihat semangat membara di wajah para siswa yang akan menjadi duta madrasah dalam kegiatan PWM ini. Mereka tidak hanya membawa nama MAN Tapanuli Selatan, tetapi juga mewakili Kabupaten Tapanuli Selatan di tingkat provinsi.
Dengan iringan doa dari guru, orang tua, serta rekan-rekan siswa, rombongan Pramuka MAN Tapanuli Selatan akhirnya berangkat menuju Medan. Harapannya, mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, membawa pulang pengalaman, pengetahuan, serta prestasi yang membanggakan bagi madrasah dan daerah. (hen)


