Kepala MAN Tapanuli Selatan Sambut Kepulangan Peserta Pramuka dan Beri Apresiasi

Tapanuli Selatan, (Humas) 29 September 2025. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Medan, rombongan peserta Perkemahan Wirakarya Madrasah (PWM) se-Sumatera Utara Tahun 2025 tiba kembali di MAN Tapanuli Selatan dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Suasana penyambutan berlangsung hangat di halaman madrasah, di mana para guru, pembina, serta rekan-rekan siswa menyambut kepulangan mereka dengan senyum dan tepuk tangan penuh kebanggaan.

Kegiatan PWM yang digelar di Kampus IV UIN Sumatera Utara, Tuntungan, Medan pada 25–28 September 2025 itu bukan hanya sekadar ajang perkemahan, melainkan wadah pembinaan karakter, kebersamaan, penguatan iman, serta wadah bagi para siswa untuk mengenal budaya sekaligus mengasah jiwa kepemimpinan. Dari MAN Tapanuli Selatan, para peserta telah berupaya maksimal menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai kegiatan dan perlombaan yang diadakan.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian dan semangat juang anak-anak didik yang telah membawa nama baik madrasah di tingkat provinsi. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak kami yang sudah berjuang dengan penuh semangat. Tidak hanya ikut serta, tetapi juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara 1 karnaval serta juara harapan 3 tenda terbaik putri. Ini adalah kebanggaan yang luar biasa bagi kita semua,” ujarnya dengan penuh haru.

Beliau menegaskan bahwa prestasi yang diraih bukanlah tujuan akhir semata, melainkan sebuah motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri. Lebih dari itu, pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti kegiatan PWM diharapkan dapat menjadi bekal untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, kedisiplinan, dan solidaritas. “Keberhasilan hari ini adalah hasil dari kerja sama tim, pengorbanan, dan keuletan. Jadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk terus tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Salah satu hal yang paling membanggakan adalah keterlibatan dua siswa, Henni Harahap dan Ahmad Syukri Pardomuan, yang tampil dalam karnaval dengan menampilkan budaya adat Tapanuli Selatan. Penampilan mereka tidak hanya memukau juri, tetapi juga menjadi bukti bahwa peserta Pramuka MAN Tapanuli Selatan mampu menjunjung tinggi identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal.

Apresiasi juga diberikan kepada para pembina Pramuka dan guru pendamping yang senantiasa setia membimbing, mendampingi, dan memberi semangat kepada para peserta sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Dukungan penuh dari para guru dan orang tua pun menjadi faktor penting yang mengantarkan peserta meraih hasil terbaik.

Kepulangan para peserta bukan sekadar membawa piala dan penghargaan, melainkan juga membawa semangat baru, inspirasi, dan motivasi bagi seluruh siswa MAN Tapanuli Selatan. Dengan keberhasilan ini, diharapkan semangat kepramukaan akan semakin mengakar kuat di madrasah, membentuk generasi muda yang disiplin, berjiwa sosial, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan zaman. (hen)

Similar Posts