
Tapanuli Selatan, (Humas) 21 Agustus 2025 – Suasana pagi di
MAN Tapanuli Selatan tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa
terlihat antusias memasuki ruang-ruang ujian dengan wajah penuh
semangat. Hari ini, madrasah menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia
(OMI) tingkat satuan pendidikan sebagai ajang seleksi internal untuk
menjaring peserta terbaik yang akan mewakili MAN Tapanuli Selatan ke
tingkat kabupaten.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI
dan XII dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 60 orang. Mereka
terbagi dalam berbagai cabang lomba mata pelajaran, yakni Matematika
Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Biologi
Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi. Setiap
peserta diuji dengan soal-soal berbobot tinggi yang menuntut ketelitian,
pemahaman mendalam, serta kemampuan analisis yang tajam.
Wakil
Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc, menyampaikan
bahwa olimpiade ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan siswa
untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. “Ini kita lakukan
penjaringan untuk dipilih 3 terbaik di setiap mapel untuk mewakili
madrasah kita ke tingkat kabupaten, dan seperti itu seterusnya. Kegiatan
ini adalah pintu awal untuk mengukur kemampuan, sekaligus melatih
mental juara siswa kita agar siap menghadapi OMI di tingkatan
selanjutnya,” ujarnya.
Di sela-sela kegiatan, Kepala MAN
Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd, turut hadir memantau
langsung jalannya perlombaan. Beliau menyempatkan diri memberi arahan
dan motivasi kepada seluruh peserta. “Sudah belajar dengan baik, jawab
dengan jujur dan tenang, jangan lupa berdoa, dan ambil berkah dari
setiap kegiatan. InsyaAllah hasil akan senada dengan usaha,” pesan
beliau yang disambut anggukan semangat dari para peserta.
Selain
sebagai ajang seleksi, kegiatan OMI juga menjadi wadah untuk menumbuhkan
budaya akademik di lingkungan madrasah. Dengan mengikuti olimpiade ini,
siswa tidak hanya diuji dari sisi intelektual, tetapi juga dilatih
untuk memiliki kejujuran, disiplin, dan rasa percaya diri. Suasana
kompetisi terlihat semakin hangat, ketika para siswa duduk dengan serius
menghadapi lembar soal, sementara guru-guru pengawas mendampingi dengan
penuh kesabaran.
Para siswa yang mengikuti olimpiade pun merasa
bangga mendapat kesempatan ini. Bagi mereka, bukan hanya kemenangan yang
menjadi tujuan, melainkan juga pengalaman berharga yang akan membentuk
mental juara. Dengan adanya OMI tingkat satuan pendidikan ini, MAN
Tapanuli Selatan berharap dapat melahirkan generasi yang unggul, siap
bersaing, dan membawa nama baik madrasah di kancah yang lebih luas.
Kegiatan
yang berlangsung sehari penuh ini menjadi bukti nyata komitmen MAN
Tapanuli Selatan dalam mendukung potensi akademik siswa. Semua pihak,
baik guru, panitia, maupun siswa, berperan aktif dalam menyukseskan
acara ini. Harapannya, hasil seleksi akan menghasilkan duta-duta terbaik
yang mampu bersaing dan mengharumkan nama madrasah di tingkat
kabupaten, provinsi, hingga nasional. (hen)


