MAN Tapanuli Selatan Ikuti Uji Coba CBT OMI 2025

Tapanuli Selatan, (Humas) 6 September 2025 – MAN Tapanuli Selatan kembali menunjukkan komitmen dan kesungguhan dalam mengembangkan potensi akademik siswanya melalui partisipasi pada ujicoba atau simulasi Computer Based Test (CBT) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat MA. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk persiapan menjelang pelaksanaan OMI yang sebenarnya.

Simulasi ini berlangsung pada hari Sabtu, 6 September 2025 mulai pukul 07.30 hingga 13.30 WIB. Proses ujicoba terbagi ke dalam empat sesi, di mana setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba sistem CBT dengan soal-soal sesuai bidang keilmuan masing-masing. Kehadiran siswa-siswi MAN Tapanuli Selatan dalam kegiatan ini disambut dengan penuh semangat, karena menjadi langkah penting untuk mengukur kesiapan mereka dalam menghadapi ajang kompetisi nasional yang bergengsi tersebut.

Dari MAN Tapanuli Selatan, tercatat ada 18 siswa perwakilan yang ikut serta dalam simulasi ini. Mereka terbagi ke dalam enam bidang lomba terintegrasi, yaitu:
    •    Matematika Terintegrasi : 3 siswa
    •    Kimia Terintegrasi : 3 siswa
    •    Fisika Terintegrasi : 3 siswa
    •    Biologi Terintegrasi : 3 siswa
    •    Ekonomi Terintegrasi : 3 siswa
    •    Geografi Terintegrasi : 3 siswa

Dengan demikian, seluruh bidang utama yang dilombakan dalam OMI 2025 dapat diikuti oleh MAN Tapanuli Selatan dengan kekuatan penuh, melibatkan siswa-siswa pilihan yang sebelumnya telah melalui proses seleksi internal di madrasah.

Pembina Olimpiade MAN Tapanuli Selatan, Herlina Rizki, S.S, menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya sekadar latihan teknis, tetapi juga sebagai sarana penguatan mental dan strategi belajar siswa. “Melalui simulasi ini, siswa kita dilatih untuk terbiasa dengan sistem CBT yang digunakan dalam OMI 2025. Selain itu, ini juga menjadi ajang evaluasi awal, baik dari segi penguasaan materi maupun kesiapan mental mereka. Kami berharap anak-anak mampu memaksimalkan kesempatan ini untuk lebih percaya diri dalam menghadapi lomba yang sesungguhnya,” ujarnya penuh harapan.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc, menegaskan bahwa MAN Tapanuli Selatan akan terus mendukung dan mendampingi siswa-siswi berprestasi agar mampu menorehkan hasil terbaik di tingkat nasional. “Kegiatan ini bukan hanya sebatas uji coba, tetapi juga bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Kami menyiapkan pendampingan intensif dari guru-guru pembina, agar para peserta benar-benar matang baik dari segi akademis maupun teknis. Harapannya, mereka bisa membawa nama baik MAN Tapanuli Selatan dan bersaing dengan madrasah unggulan lainnya di Indonesia,” tutur Suparno.

Lebih lanjut, Suparno menambahkan bahwa setelah melalui simulasi ini, peserta dari MAN Tapanuli Selatan akan menghadapi pelaksanaan resmi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 pada hari Selasa, 9 September 2025 di MAN Insan Cendekia (IC) Tapanuli Selatan. Ajang ini akan mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai madrasah untuk menguji kemampuan akademik sekaligus memperkuat ukhuwah dan semangat berkompetisi secara sehat.

Dengan adanya uji coba ini, MAN Tapanuli Selatan optimis bahwa para siswanya dapat tampil maksimal dan siap menghadapi persaingan. Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal penting untuk menumbuhkan generasi yang unggul, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama madrasah di tingkat daerah maupun nasional. (hen)

Similar Posts