MAN Tapanuli Selatan Gelar Aksi Bersih-Bersih dan Gotong Royong Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Tapanuli Selatan (Humas), Rabu (05/06/2025) — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 yang mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, MAN Tapanuli Selatan menggelar aksi bersih-bersih dan gotong royong di lingkungan madrasah serta area median jalan yang berada di sekitar sekolah. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan partisipasi aktif madrasah terhadap isu-isu lingkungan global, serta tindak lanjut dari surat edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor: 5331/A/F/PKLG.1/B/05/2025, yang juga disahuti oleh Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Nomor: 000.1.5/3224/2025.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pengarahan singkat kepada seluruh peserta yang terdiri dari siswa-siswi, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Aksi ini dikoordinir langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Lismaida, S.Pd.I, yang menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari karakter dan budaya hidup sehat yang perlu ditanamkan sejak dini.

“Lingkungan yang bersih merupakan salah satu syarat penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar tentang pentingnya kebersihan, tetapi juga mengaplikasikannya secara langsung di kehidupan sehari-hari. Walaupun saat ini kita sedang menjalankan ibadah puasa Arafah dan berada di tengah-tengah pelaksanaan Asesmen Semester Genap, bukan berarti semangat kita untuk berbuat baik harus surut. Justru momen ini menjadi ladang amal dan pembentukan karakter peduli lingkungan bagi kita semua,” ujar Lismaida saat memberikan sambutan.

Kegiatan gotong royong ini mencakup pembersihan halaman madrasah, saluran air, ruang-ruang kelas, serta median jalan yang berada di depan lingkungan sekolah. Para siswa terlihat aktif memungut sampah plastik, menyapu, dan menata lingkungan sekitar agar lebih rapi dan nyaman. Sampah-sampah plastik yang dikumpulkan kemudian dipilah, sebagian besar akan diserahkan ke bank sampah untuk didaur ulang, sesuai dengan semangat pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Kepala MAN Tapanuli Selatan, dalam pernyataan tertulisnya, menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat menjadi agenda rutin yang tak hanya dilakukan pada momen peringatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah.

“Kegiatan ini sangat positif. Kami berharap semangat cinta lingkungan ini bisa terus ditumbuhkan di kalangan siswa dan seluruh warga madrasah. Lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Bila kita rawat dengan baik, maka akan kembali memberi manfaat besar kepada kita semua,” tulis beliau.

Antusiasme seluruh warga madrasah begitu terasa. Tak hanya siswa, para guru juga ikut terjun langsung membantu dalam kegiatan ini. Beberapa siswa bahkan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini membuat mereka lebih sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga lingkungan dari pencemaran, khususnya pencemaran plastik yang sudah menjadi masalah serius di berbagai belahan dunia.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar menjadi ajang refleksi dan aksi nyata bagi MAN Tapanuli Selatan untuk terus menumbuhkan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.(hen)

Similar Posts