MAN Tapanuli Selatan Gelar Rapat Evaluasi Akhir Tahun dan Kenaikan Kelas T.P 2024/2025: Langkah Menuju Madrasah Unggul, Religius, dan Berkualitas

Tapanuli Selatan, (Humas) 16 Juni 2025 — Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tapanuli Selatan melaksanakan Rapat Evaluasi Akhir Tahun dan Kenaikan Kelas T.P 2024/2025. Rapat penting yang digelar di ruang guru madrasah ini diikuti secara lengkap oleh seluruh guru, tenaga pendidik, dan kependidikan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., didampingi para Wakil Kepala Madrasah, yaitu Bapak Suparno, S.Pd., M.Sc (WKM Kurikulum), Ibu Lismaida, S.Pd.I (WKM Kesiswaan), dan Bapak Sawaluddin Tampubolon, S.Pd., M.Pkim (WKM Humas). Dalam pertemuan tersebut, turut dikenalkan 8 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang nantinya bergabung dan turut menjadi bagian penting keluarga besar MAN Tapanuli Selatan.

Bapak Juhan Siregar, saat membuka rapat menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting dan strategis untuk merefleksikan perjalanan madrasah sepanjang tahun ajaran 2024/2025. “Ini saat yang tepat bagi kita untuk melakukan evaluasi menyeluruh, menemukan apa saja yang masih menjadi kekurangan, dan kemudian merancang langkah perbaikan demi madrasah yang lebih unggul, unggul secara akademis, unggul secara agama, unggul sikap, dan unggul keterampilan nantinya,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Bapak Juhan juga meminta kerja sama dan sinergi dari seluruh civitas madrasah demi tercapainya visi madrasah yang unggul, religius, dan berkualitas. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan yang besar kepada 8 orang CPNS yang bergabung, agar dapat memberikan kontribusi maksimal, belajar, bergotong royong, dan aktif mencari solusi demi terciptanya madrasah yang lebih unggul di masa mendatang. “Saya percaya, kehadiran 8 CPNS ini akan menjadi energi dan motivasi baru. Dengan semangat, kreatif, dan inovatif, madrasah dapat mencapai visi yang diharapkan,” katanya.

Sementara itu, Bapak Suparno, selaku WKM Kurikulum, juga memberikan arahan penting mengenai proses penginputan nilai pada Aplikasi Raport Digital Madrasah (RDM). Dalam kesempatan tersebut, beliau meminta para guru dan wali kelas segera menyelesaikan penginputan sebelum deadline, demi kelancaran proses kenaikan kelas. “Saya mohon kerja samanya. Mari kita segera selesaikan apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing, demi pelayanan yang maksimal kepada siswa dan demi laporan belajar yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bapak Suparno.

Selain aspek akademik, Ibu Lismaida, selaku WKM Kesiswaan, juga turut menyampaikan laporan mengenai siswa dan siswi yang masih memiliki catatan penting, baik dari aspek sikap, disiplin, dan keaktifan belajar. Hal ini nantinya menjadi acuan penting demi perbaikan pembinaan siswa pada tahun ajaran mendatang. “Saya berharap pada tahun ajaran yang akan datang, siswa siswi MAN Tapanuli Selatan bukan hanya unggul secara akademis, tapi juga unggul akhlak, unggul sikap, unggul kepemimpinan, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Selain aspek akademis dan kesiswaan, pertemuan juga menjadi ruang diskusi dan sharing demi perbaikan madrasah secara menyeluruh. Dalam sesi diskusi, para guru dan tenaga kependidikan diberi kesempatan menyampaikan saran, masukan, dan ide kreatif demi perbaikan mutu madrasah. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan madrasah bukan hanya tanggung jawab satu dua orang, tapi merupakan tanggung jawab bersama, demi masa depan siswa dan bangsa.

Bapak Juhan kemudian menyampaikan harapan besarnya pada seluruh civitas akademika MAN Tapanuli Selatan. “Mari bergandengan tangan, saling mendukung, dan memberikan yang terbaik demi madrasah tercinta. Dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas, insya Allah madrasah yang unggul, unggul akademis, unggul agama, unggul sikap, dan unggul keterampilan dapat terwujud,” katanya.

Selain itu, beliau juga berharap pada tahun ajaran mendatang, MAN Tapanuli Selatan dapat melahirkan siswa-siswi yang mampu bersaing, bukan hanya di tingkat kabupaten, tapi juga provinsi, dan nantinya di kancah yang lebih luas, yaitu tingkat nasional. “Saya optimis, jika seluruh komponen madrasah bersatu, visi dan misi madrasah dapat tercapai, dan MAN Tapanuli Selatan dapat menjadi madrasah percontohan, tempat belajar yang unggul dan mampu menjadi cahaya di tengah masyarakat,” ujar Bapak Juhan.

Rapat kemudian diakhiri dengan doa, demi kelancaran dan kesuksesan madrasah di masa yang akan datang. Dengan kerja sama, visi yang jelas, dan kerja keras, keluarga besar MAN Tapanuli Selatan optimis dapat mewujudkan madrasah unggul, madrasah yang melahirkan siswa unggul, berguna bagi agama, bangsa, dan masyarakat.(Hen)

Similar Posts