
Tapanuli Selatan (Humas) – MAN Tapanuli Selatan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Zoom Meeting Pemutakhiran Data Emis 4.0 Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk langkah nyata untuk memperkuat sistem pendataan madrasah agar lebih akurat, terintegrasi, dan selaras dengan tuntutan era digital.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa pagi itu, Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., bersama operator madrasah mengikuti jalannya pemaparan dengan serius. Keduanya aktif menyimak arahan yang disampaikan narasumber serta materi pendukung mengenai teknis penggunaan aplikasi Emis 4.0. Kehadiran kepala madrasah sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung terhadap pentingnya tata kelola administrasi berbasis data digital.
Narasumber dari Kanwil Kemenag Sumut, Jhoni S. Matondang, dalam paparannya menekankan bahwa ketelitian dan kesungguhan merupakan kunci utama dalam pengelolaan data madrasah. Menurutnya, Emis 4.0 menjadi fondasi penting untuk menyusun program dan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran. “Setiap operator harus benar-benar memastikan data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan, karena data inilah yang akan menjadi dasar perencanaan kebijakan madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumut, Dr. H. Erwin Dasopang, M.Si., turut memberikan pengarahan penting. Ia menegaskan bahwa validasi data yang akan dilakukan oleh setiap madrasah harus mengikuti alur serta ketentuan resmi dari Direktorat Jenderal Pendis. “Kami berharap seluruh madrasah dapat menjaga disiplin dalam proses validasi, mengikuti ketentuan sesuai panduan, serta menyelesaikan tepat waktu. Mari kita jaga prestasi bersama, bahwa Sumatera Utara konsisten menorehkan hasil terbaik di tingkat nasional dalam validasi data,” tegasnya.
Bagi MAN Tapanuli Selatan, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat pemahaman teknis sekaligus membuka ruang diskusi. Kepala madrasah dan operator memiliki kesempatan untuk mendalami tata cara pemutakhiran data, memahami pembaruan sistem, serta bertukar pengalaman dengan madrasah lain di Sumatera Utara. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kendala yang mungkin muncul dalam penggunaan aplikasi Emis 4.0.
Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini. Ia menegaskan, partisipasi langsung kepala madrasah bersama operator merupakan bentuk keseriusan MAN Tapanuli Selatan dalam membangun sistem administrasi yang tertata dengan baik. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap data yang diinput benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab data bukan sekadar angka, melainkan fondasi dalam menentukan arah kebijakan pendidikan di madrasah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa madrasah harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam hal tata kelola data. Dengan adanya pemutakhiran melalui Emis 4.0, diharapkan administrasi madrasah semakin transparan, akurat, dan mampu mendukung tercapainya mutu pendidikan yang lebih baik.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan ini, MAN Tapanuli Selatan meneguhkan langkahnya untuk terus bertransformasi menuju madrasah yang modern, akuntabel, serta responsif terhadap tantangan zaman. Partisipasi kepala madrasah dan operator sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang unggul. (hen)
