Kepala MAN Tapsel Hadiri Seminar Mentoring CPNS 2025

 Tapanuli Selatan, (Humas) 23 Agustus 2025 – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc., dipercaya menjadi mentor dalam seminar rancangan aktualisasi peserta Latsar CPNS Angkatan X Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom dan dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Seminar tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian pelatihan dasar (Latsar) CPNS yang wajib diikuti oleh para calon aparatur sipil negara sebelum resmi diangkat sebagai PNS.

Penugasan ini sesuai dengan Surat Kementerian Agama Republik Indonesia Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Medan Nomor: B-1992/Bdl.01/KP.02.1/2025 perihal Undangan Mentoring yang diterima pada tanggal 20 Agustus 2025. Dengan adanya surat tersebut, Kepala Madrasah dan WKM Kurikulum secara resmi ditugaskan sebagai mentor dalam kegiatan ini.

Pada kesempatan ini, sebanyak enam peserta CPNS mengikuti seminar rancangan aktualisasi. Dari jumlah tersebut, empat orang peserta dibimbing langsung oleh Kepala Madrasah, sedangkan dua orang lainnya berada di bawah bimbingan WKM Kurikulum. Seluruh peserta CPNS yang mengikuti seminar ini merupakan tenaga pendidik yang telah ditempatkan di MAN Tapanuli Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa proses pendampingan yang dilakukan bukanlah sebatas formalitas, melainkan sebuah komitmen untuk memastikan rancangan aktualisasi yang disusun para peserta benar-benar berkualitas dan aplikatif.
“Hari ini sebanyak empat peserta yang menjadi mentee saya. Sudah beberapa kali kami berdiskusi mengenai rancangan aktualisasi yang disiapkan, dan sejauh ini saya melihat hasilnya cukup baik. Harapannya rancangan ini benar-benar bisa diaplikasikan di MAN Tapanuli Selatan dan memberi kontribusi nyata dalam pengembangan madrasah,” ujar Juhan.

Beliau juga menambahkan, khusus untuk peserta yang berlatar belakang sebagai guru Bimbingan Konseling (BK), rancangan aktualisasi diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan layanan konseling yang lebih baik bagi peserta didik. “Saya lebih menekankan agar rancangan yang dibuat benar-benar memberi kontribusi nyata, apalagi jika itu berkaitan dengan layanan konseling. Tentu ini akan sangat membantu perkembangan siswa dan madrasah secara keseluruhan,” tambahnya.

Sementara itu, WKM Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc., juga menyampaikan pandangan senada. Ia menekankan pentingnya rancangan aktualisasi yang berorientasi pada penguatan peran guru dalam proses pembelajaran.
“Fokus saya lebih kepada penguatan guru. Rancangan ini nantinya akan diuji di lapangan sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif. Jika dilaksanakan dengan baik, rancangan ini akan membawa madrasah ke arah yang lebih baik, khususnya di bidang akademik,” jelas Suparno.

Seminar rancangan aktualisasi ini tidak hanya menjadi ajang penilaian bagi para CPNS, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bersama. Melalui bimbingan dan mentoring langsung dari Kepala Madrasah dan WKM Kurikulum, para peserta memperoleh masukan berharga agar rancangan yang dibuat tidak hanya sebatas konsep, tetapi benar-benar memberikan dampak signifikan ketika diterapkan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen MAN Tapanuli Selatan dalam mendukung pembinaan guru dan tenaga pendidik baru, agar dapat segera beradaptasi, berinovasi, serta memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Dengan adanya rancangan aktualisasi yang matang dan aplikatif, diharapkan para CPNS mampu mempercepat transformasi madrasah menuju arah yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing. (hen)

Similar Posts