
Tapanuli Selatan (Humas) –
Suasana bumi perkemahan Pondok Pesantren Baharuddin, Tapanuli Selatan,
tampak begitu semarak sejak Jumat siang (29/8). Dengan nuansa warna
coklat khas pramuka, ratusan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah
se-Tapanuli Selatan berkumpul mengikuti Perkemahan Bakti Saka
Bhayangkara Polres Tapanuli Selatan. Kegiatan ini digelar dalam rangka
memeriahkan Hari Jadi Pramuka ke-64 sekaligus HUT ke-80 Republik
Indonesia tahun 2025, dan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga
31 Agustus 2025.
Di
tengah persaingan yang ketat dan padatnya rangkaian kegiatan, MAN
Tapanuli Selatan lokasi Bunga Bondar berhasil menorehkan prestasi dengan
meraih juara 3. Kontingen ini hadir dengan semangat penuh, terdiri dari
14 siswa anggota pramuka, 2 orang pendamping, serta 2 orang pembina,
sehingga total berjumlah 18 orang. Kehadiran mereka tidak hanya sekadar
meramaikan, tetapi juga menunjukkan keseriusan dan kesiapan dalam setiap
kompetisi yang digelar.
Pembina
pramuka MAN Tapanuli Selatan, Taufik Siagian, S.Pd., menyampaikan rasa
bangganya atas capaian tersebut. Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini
tidak datang begitu saja, tetapi merupakan hasil dari kekompakan,
latihan, serta kedisiplinan yang terus dipupuk dalam setiap kegiatan.
“Dalam
beberapa rangkaian kegiatan yang kita ikuti, kita berusaha untuk solid,
tidak membuat hal yang jauh dari karakter madrasah, dan selalu
mengingatkan bahwa kita membawa nama baik MAN Tapanuli Selatan. Etika,
sopan santun, serta sikap yang baik harus selalu kita jaga. Tunjukkan
bahwa kita anak madrasah yang berkarakter,” ujar Taufik.
Lebih
lanjut ia menambahkan, keikutsertaan dalam berbagai kegiatan pramuka
sudah menjadi agenda rutin di MAN Tapanuli Selatan. Bagi para siswa,
kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk belajar
mandiri, melatih kedisiplinan, mempererat kekompakan, serta membangun
rasa percaya diri.
“Alhamdulillah,
kita pulang dengan membawa kenang-kenangan untuk madrasah. Prestasi ini
akan menjadi motivasi bagi kita semua agar terus meningkatkan kualitas
diri dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang,” tambahnya.
Salah satu peserta,Ammar Habibuddin Harahap, mengaku bangga bisa mewakili madrasahnya. “Kami
merasa senang sekaligus bangga. Walaupun capek mengikuti rangkaian
kegiatan dari pagi sampai malam, semua terbayar dengan hasil yang kami
raih. Kami belajar arti kebersamaan, tanggung jawab, dan bagaimana
menjadi pramuka yang sesungguhnya,” ucapnya dengan penuh semangat.
Prestasi
ini semakin menegaskan bahwa pramuka MAN Tapanuli Selatan terus
konsisten menorehkan capaian di berbagai ajang. Tidak hanya di
lingkungan internal madrasah, tetapi juga dalam kompetisi tingkat
kabupaten dan wilayah. Semangat pantang menyerah, disiplin, serta rasa
tanggung jawab menjadi kunci utama dalam setiap keberhasilan mereka.
Dengan
bertambahnya prestasi di bidang kepramukaan, MAN Tapanuli Selatan
berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berkarakter,
disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Keberhasilan ini
sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kegiatan pramuka bukan sekadar
baris-berbaris, melainkan juga proses pendidikan yang membentuk
kepribadian dan kepemimpinan siswa. (hen)

