Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Tapanuli Selatan, (Humas)
31 Agustus 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tapanuli Selatan kembali
menorehkan prestasi gemilang di ajang Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara
Polres Tapanuli Selatan yang berlangsung di bumi perkemahan Ponpes
Baharuddin. Selain meraih juara 3 dalam lomba umum perkemahan, kali ini
MAN Tapanuli Selatan berhasil menyabet Juara 2 pada Lomba Kreasi Video
Pendek bertema “Aktualisasi Krida”.
Tidak
hanya satu lokasi yang mengharumkan nama madrasah, lokasi Sipange juga
ikut unjuk gigi dengan prestasi serupa, yakni meraih juara 2 dalam
cabang lomba video pendek. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat
siswa-siswi MAN Tapanuli Selatan tersebar merata di seluruh lokasi, dan
setiap siswa memiliki potensi besar dalam bidang kreatif maupun
teknologi digital.
Lomba
video pendek ini sendiri diikuti oleh 10 orang siswa dengan didampingi 2
orang pembina. Para peserta ditantang untuk menuangkan ide-ide segar
dalam bentuk video yang menampilkan nilai-nilai kreativitas, kerja sama,
serta pemahaman tentang krida pramuka. Meski persiapan tergolong
singkat, para siswa mampu menampilkan karya terbaik mereka sehingga
berhasil menarik perhatian dewan juri.
Salah satu pembina, Rizki Julia, mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan siswanya. “Kita
juara dalam cabang kreatif. Tentunya, di sini kita belajar sekaligus
memberikan yang terbaik. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras
anak-anak yang mau berproses dengan cepat, meskipun waktunya terbatas.
Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi agar mereka terus
mengembangkan bakat di bidang kreatif digital,” tuturnya penuh semangat.
Sementara
itu, salah seorang peserta, Miftahul Rizki, tidak bisa menyembunyikan
rasa syukurnya. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih juara karena
persiapan yang minim. “Kami berusaha melakukan yang terbaik dengan
mengikuti arahan pembina. Awalnya kami bahkan tidak tahu kalau ada lomba
pembuatan video, jadi semua terasa begitu mendadak. Namun berkat kerja
sama tim dan bimbingan pembina, alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih
juara 2. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ungkapnya.
Kemenangan
ini semakin menegaskan bahwa MAN Tapanuli Selatan tidak hanya fokus
pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi
siswa untuk mengasah kreativitas, bakat, serta kemampuan non-akademik.
Melalui lomba seperti ini, siswa belajar tentang pentingnya kerja sama
tim, berpikir kreatif, serta menghadapi tantangan dengan optimisme.
Prestasi
yang diraih pada lomba kreasi video pendek juga menjadi motivasi besar
bagi madrasah untuk terus mendorong siswanya agar berani berinovasi.
Pihak madrasah berharap bahwa pengalaman ini akan menjadi titik awal
lahirnya karya-karya baru yang lebih inspiratif dari generasi muda MAN
Tapanuli Selatan.
Dengan
semangat juang yang tinggi, dukungan pembina, serta kerja keras seluruh
siswa, prestasi yang diraih di ajang ini menjadi bukti bahwa MAN
Tapanuli Selatan siap bersaing dalam berbagai bidang, baik akademik
maupun non-akademik, demi membawa nama madrasah semakin dikenal di
tingkat daerah maupun nasional. (hen)





