MAN Tapanuli Selatan Resmikan English Club dengan Kepengurusan Baru

Tapanuli Selatan (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tapanuli Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dengan meresmikan kepengurusan English Club yang baru, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini berlangsung usai jam pelajaran di lingkungan madrasah, dan diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa yang telah mendaftarkan diri sebagai anggota.

Peresmian ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc., yang hadir mewakili Kepala MAN Tapanuli Selatan. Dalam arahannya, Suparno menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Madrasah karena tidak dapat hadir secara langsung, sebab sedang melaksanakan supervisi guru di lokasi lain. Meski demikian, dukungan penuh dari pihak madrasah terhadap English Club sangat jelas ditegaskan.

“Bapak Kepala Madrasah sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, kalian tidak hanya memahami bahasa Inggris sebatas teori di kelas, tetapi juga mampu menggunakannya dalam berbagai kesempatan nyata. Kalian bisa mulai dari hal sederhana, seperti berpidato, berkomunikasi saat apel pagi, hingga berinteraksi sehari-hari. Kalau perlu, adakan English Day, tentukan English Area di lingkungan madrasah, dan buatlah lebih banyak poster berbahasa Inggris. Dengan begitu, suasana penggunaan bahasa Inggris bisa lebih hidup,” ujar Suparno dalam sambutannya.

Kegiatan ini sekaligus mengukuhkan Ahsanul Faris Hutasuhut sebagai Ketua English Club dan Alfi Ahmad sebagai Wakil Ketua. Mereka akan memimpin sekitar 40 siswa yang telah resmi dinyatakan sebagai anggota. Antusiasme terlihat dari wajah-wajah para peserta yang berharap bisa belajar sekaligus berlatih bahasa Inggris lebih aktif bersama teman-temannya.

Sebagai pembina, Afnidar Triani Pasaribu, S.Pd., bersama lima guru lainnya siap mendampingi jalannya program. Dalam sambutannya, Afnidar mengingatkan pentingnya menjadikan bahasa Inggris sebagai keterampilan sehari-hari. “Bahasa Inggris sekarang bukan sesuatu yang wah lagi, bukan sesuatu yang hanya dimiliki orang tertentu. Bahasa ini sudah biasa digunakan dan kita harus berusaha menjadikannya lebih mudah diaplikasikan di sini. Harapannya, kalian semua menjadi pionir atau garda terdepan dalam menghidupkan penggunaan bahasa Inggris di MAN Tapanuli Selatan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa keberhasilan English Club bukan hanya diukur dari banyaknya anggota, melainkan dari konsistensi dalam berlatih. Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler ini telah disepakati untuk rutin dilaksanakan setiap hari Kamis setelah jam pelajaran selesai, dengan durasi sekitar 90 menit.

Dengan adanya wadah ini, para siswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris secara menyeluruh—baik mendengar, berbicara, membaca, maupun menulis. Lebih dari itu, English Club juga diharapkan bisa melahirkan program-program kreatif seperti lomba pidato, drama berbahasa Inggris, hingga pembuatan konten kreatif dalam bentuk video yang bisa dipublikasikan di media sosial madrasah.

Peresmian kepengurusan baru ini menjadi langkah nyata MAN Tapanuli Selatan dalam menghadirkan lingkungan belajar yang adaptif dengan perkembangan zaman. Bahasa Inggris kini tidak lagi sekadar mata pelajaran, melainkan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global. Melalui English Club, siswa MAN Tapanuli Selatan diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, komunikatif, dan siap membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. (hen)

Similar Posts