
Tapanuli Selatan, (Humas) 1 Oktober 2025 –
MAN Tapanuli Selatan terus berupaya mempersiapkan siswa menghadapi
tantangan akademik di masa depan. Salah satu langkah strategis yang
dilakukan adalah mengadakan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA)
yang untuk pertama kalinya akan dilaksanakan secara serentak. Kegiatan
ini berlangsung pada siang hari usai pembelajaran, bertempat di musholla
madrasah, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII serta seluruh dewan
guru.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya TKA sebagai salah satu tolok ukur kemampuan intelektual siswa. Dengan penuh keseriusan, para siswa mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc..
Dalam arahannya, Suparno menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian biasa, melainkan bagian penting dalam menentukan masa depan siswa. “Kita sudah berupaya semaksimal mungkin. Les tambahan TKA juga sudah kita lakukan dan saat ini masih berjalan. Jangan anggap hal ini sepele, karena hasilnya akan sangat menentukan langkah kalian ke depan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Kita memang belum tahu apa yang akan terjadi nanti, namun satu hal yang pasti, TKA ini sangat penting. Maka dari itu, mari kita persiapkan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa persiapan tidak hanya datang dari siswa, tetapi juga dukungan penuh para guru. Selama beberapa minggu terakhir, guru-guru telah mengatur jadwal tambahan, memberikan materi pengayaan, dan latihan soal yang relevan untuk memastikan siswa lebih percaya diri dalam menghadapi TKA. Selain itu, aspek administrasi juga menjadi perhatian, termasuk surat pernyataan orang tua yang harus disiapkan agar siswa dapat mengikuti tes dengan lancar.
Suasana sosialisasi terasa penuh semangat. Para siswa kelas XII tampak antusias meskipun wajah-wajah serius terlihat ketika mendengar penjelasan betapa pentingnya TKA ini. Beberapa siswa bahkan mengaku merasa termotivasi setelah mendapat arahan dari pihak madrasah. Salah seorang siswa menyampaikan, “Awalnya kami merasa khawatir karena ini tes perdana, tapi setelah mendapat penjelasan, kami jadi lebih yakin dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.”
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru, sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh persiapan yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik. Harapannya, melalui usaha maksimal dan dukungan semua pihak, siswa MAN Tapanuli Selatan dapat menghadapi TKA dengan penuh percaya diri dan memperoleh hasil yang memuaskan. (hen)
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya TKA sebagai salah satu tolok ukur kemampuan intelektual siswa. Dengan penuh keseriusan, para siswa mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suparno, S.Pd., M.Sc..
Dalam arahannya, Suparno menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian biasa, melainkan bagian penting dalam menentukan masa depan siswa. “Kita sudah berupaya semaksimal mungkin. Les tambahan TKA juga sudah kita lakukan dan saat ini masih berjalan. Jangan anggap hal ini sepele, karena hasilnya akan sangat menentukan langkah kalian ke depan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Kita memang belum tahu apa yang akan terjadi nanti, namun satu hal yang pasti, TKA ini sangat penting. Maka dari itu, mari kita persiapkan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa persiapan tidak hanya datang dari siswa, tetapi juga dukungan penuh para guru. Selama beberapa minggu terakhir, guru-guru telah mengatur jadwal tambahan, memberikan materi pengayaan, dan latihan soal yang relevan untuk memastikan siswa lebih percaya diri dalam menghadapi TKA. Selain itu, aspek administrasi juga menjadi perhatian, termasuk surat pernyataan orang tua yang harus disiapkan agar siswa dapat mengikuti tes dengan lancar.
Suasana sosialisasi terasa penuh semangat. Para siswa kelas XII tampak antusias meskipun wajah-wajah serius terlihat ketika mendengar penjelasan betapa pentingnya TKA ini. Beberapa siswa bahkan mengaku merasa termotivasi setelah mendapat arahan dari pihak madrasah. Salah seorang siswa menyampaikan, “Awalnya kami merasa khawatir karena ini tes perdana, tapi setelah mendapat penjelasan, kami jadi lebih yakin dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.”
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru, sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh persiapan yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik. Harapannya, melalui usaha maksimal dan dukungan semua pihak, siswa MAN Tapanuli Selatan dapat menghadapi TKA dengan penuh percaya diri dan memperoleh hasil yang memuaskan. (hen)


