
Tapanuli Selatan, (Humas) 9 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik MAN Tapanuli Selatan. Melalui kegiatan kepramukaan, regu Pramuka MAN Tapanuli Selatan berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Pionering pada ajang Perkemahan Saka Wira Kartika Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Desa Perkebunan Hapesong, Kecamatan Batang Toru, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2025.

Kegiatan perkemahan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Korem 023/KS bidang teritorial, khususnya dalam pembinaan perlawanan wilayah (Wanwil), serta Program Kerja Kodim 0212/TS bidang Pembinaan Pramuka dan Pembinaan Generasi Muda Tahun Anggaran 2025, dengan surat mandat resmi Nomor B/701/X/2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan regu dari sekolah dan madrasah se-Kabupaten Tapanuli Selatan, baik tingkat menengah pertama maupun menengah atas. Tujuannya tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan kepramukaan, serta menanamkan semangat nasionalisme dan kemandirian generasi muda.
Peserta dari MAN Tapanuli Selatan diberangkatkan pada hari Jumat, 7 November 2025, oleh Kepala Madrasah, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., yang secara langsung memberikan semangat dan pesan moral kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga nama baik madrasah di setiap kegiatan yang diikuti. “Kami titipkan nama MAN Tapanuli Selatan kepada ananda semua. Jadikan perkemahan ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi sebagai sarana menempa karakter, melatih kedisiplinan, dan memperkuat semangat kebersamaan. Setiap langkah kalian adalah cerminan dari madrasah kita,” ujar beliau sebelum keberangkatan kontingen.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai jenis perlombaan dan kegiatan pembinaan kepramukaan, di antaranya lomba pioneering, semaphore, tali-temali, baris-berbaris, hasta karya, serta giat wawasan kebangsaan. Suasana kompetisi berlangsung meriah namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan antar peserta. Regu Pramuka MAN Tapanuli Selatan tampil konsisten dan kompak, terutama pada lomba Pionering, yang menguji kemampuan dalam merancang dan membangun struktur menggunakan tali dan tongkat sesuai dengan prinsip kepramukaan.
Dengan kerja sama yang solid dan kreativitas yang tinggi, tim MAN Tapanuli Selatan berhasil menampilkan hasil karya pionering yang kuat, rapi, dan fungsional. Hasil tersebut membawa mereka meraih Juara 3 dan mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten. Prestasi ini disambut dengan rasa bangga oleh seluruh keluarga besar MAN Tapanuli Selatan.
Menanggapi pencapaian tersebut, Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja keras para siswa dan pembina Pramuka. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, kerja sama, dan semangat juang anak-anak kita. Mereka telah membuktikan bahwa dengan kesungguhan dan disiplin, hasil terbaik bisa diraih. Kemenangan ini bukan hanya kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang lain,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar teknik dan keterampilan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan seperti tanggung jawab, kejujuran, kepemimpinan, serta kerja sama tim. “Pramuka mengajarkan anak-anak kita untuk menjadi pribadi tangguh, mandiri, dan berjiwa sosial. Nilai-nilai itu yang harus terus kita tanamkan agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Tak hanya dari pihak madrasah, pembina Pramuka MAN Tapanuli Selatan juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari semua pihak, termasuk kepala madrasah, guru, dan rekan-rekan sejawat yang turut memotivasi peserta sebelum keberangkatan. Mereka menilai keberhasilan ini merupakan hasil proses panjang latihan rutin, semangat belajar, dan kekompakan yang sudah dibangun selama ini.
Salah satu peserta juga mengungkapkan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat senang bisa membawa pulang juara. Tapi yang lebih penting, kami mendapat banyak pengalaman berharga, belajar bekerja sama, dan bisa mengenal teman-teman baru dari sekolah lain. Semua ini akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” ucapnya dengan penuh semangat. Kegiatan perkemahan ditutup dengan upacara penurunan bendera dan pengumuman pemenang lomba, diiringi sorak bahagia dari para peserta. Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan ketika nama MAN Tapanuli Selatan diumumkan sebagai juara.
Melalui pencapaian ini, MAN Tapanuli Selatan menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan ekstrakurikuler, khususnya di bidang kepramukaan, sebagai bagian dari pendidikan karakter. Harapannya, semangat dan prestasi yang diraih pada tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkembang, berprestasi, dan melanjutkan perjuangan generasi muda yang berakhlak, tangguh, dan berjiwa patriot. (hen)
