

Bantuan yang dihimpun berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya. Donasi tersebut merupakan hasil dari kepedulian seluruh warga madrasah yang dengan tulus menyisihkan sebagian rezeki dan uang jajan mereka, dengan harapan dapat meringankan beban warga terdampak. Dua unit armada mobil dikerahkan untuk membawa rombongan dan bantuan menuju lokasi banjir. Perjalanan menuju wilayah terdampak tidak mudah, beberapa titik masih tergenang cukup tinggi dan sulit dilalui. Namun, kepala madrasah bersama para guru tetap berusaha menembus lokasi agar bantuan dapat disampaikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai kepedulian yang terus ditanamkan kepada seluruh siswa. “Walaupun madrasah kita juga merasakan dampak banjir, itu tidak menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berbagi. Sedikit rezeki yang kita sisihkan hari ini adalah bentuk rasa syukur kita, sekaligus doa agar musibah ini segera berlalu. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Tapsel dan Tapteng,” ujarnya.
Selain menyalurkan sembako, MAN Tapanuli Selatan juga menyerahkan pakaian seragam madrasah yang masih sangat layak pakai untuk membantu siswa-siswa MAN 3 Tapanuli Tengah yang turut terdampak banjir. Bantuan pakaian tersebut dititipkan kepada Kepala MAN 3 Tapteng, Juraida Siregar, untuk kemudian dibagikan kepada siswa yang membutuhkan.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, Juraida Siregar, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang diberikan. “Kami sangat terharu dan berterima kasih atas perhatian luar biasa dari MAN Tapanuli Selatan. Bantuan ini bukan hanya materi, tetapi juga bentuk kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan antar-madrasah. Insyaallah semua bantuan ini akan kami salurkan kepada siswa-siswa yang terdampak,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Kepala MAN Tapanuli Selatan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga madrasah yang ikut berpartisipasi, sekaligus mengirimkan salam hangat kepada MAN 3 Tapteng. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, dan para siswa yang dengan hati ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya. Kami juga menyampaikan salam hangat dari seluruh keluarga besar MAN Tapanuli Selatan — dari seluruh lokasi, seluruh warga madrasah — untuk keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah. Semoga musibah ini segera berlalu dan kita semua dapat kembali menjalankan aktivitas pembelajaran seperti semula,” ungkap Juhan Siregar.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban para korban banjir, tetapi juga semakin mempererat hubungan persaudaraan antar-madrasah. Semoga kondisi wilayah Tapsel dan Tapteng segera pulih, dan seluruh siswa dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman. (hen
