Sipirok (Humas) – Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), adalah bentuk evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya. Dengan kata lain, AKMI merupakan evaluasi yang digunakan untuk memetakan mutu sistem pendidikan dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi. Hasil asesmen ini nantinya dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan peserta didik sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.

Pelaksanaan AKMI sendiri terbagi menjadi 4 periode. Periode ll, dilaksanakan pada tanggal 04-05 Oktober 2023, kemudian periode ke III yakni tanggal 07 dan 09 Oktober 2023, dan periode ke IV dilaksanakan pada tanggal 11-12 Oktober 2023. Persiapan telah dilakukan pada hari sebelum pelaksanaan, yakni validasi data peserta AKMI, sinkron data peserta ke laman web AKMI, hingga penyiapan perangkat komputer/laptop untuk peserta. Pelaksanaannya sendiri bertempat di Lab. Komputer MAN Tapanuli Selatan.

Sebanyak 398 siswa menjawab soal-soal AKMI yang terdiri dari soal-soal literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya dengan teliti. Ilhamsyah Siregar, salah satu proktor AKMI di MAN Tapsel, merasa lega bahwa pelaksanaan AKMI dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Ia berkata, “Alhamdulillah, pelaksanaan AKMI di MAN Tapsel berjalan lancar. Anak-anak mengikuti dengan tenang, dan tidak ada sedikit masalah dengan settingan di perangkat. Aplikasi AKMI tahun ini juga lebih mudah digunakan, sehingga pelaksanaannya menjadi lebih sederhana.” sebutnya.

para siswa peserta tampak serius menjawab pertanyaan pada pelaksanaan AKMI di MAN tapsel. (Sumber : doc. MAN Tapsel)

Kepala Madrasah, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd, berharap bahwa pelaksanaan AKMI akan berdampak positif terhadap kemampuan literasi siswa. Ia mengatakan, “Semoga pelaksanaan AKMI dapat meningkatkan literasi siswa. Siswa akan lebih termotivasi untuk senang membaca, menemukan fakta numerik, peduli terhadap lingkungan, dan menghargai budaya yang ada di Indonesia.” sebutnya. Hasil AKMI ini juga nantinya dapat dipergunakan sebagai acuan maupun bahan evaluasi bagi guru mapel terkait untuk menyusun bahan ajar.(ali)¬†

Similar Posts