MAN Tapanuli Selatan Laksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Wujud Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

Tapanuli Selatan, (Humas) 4 Agustus 2025 – MAN Tapanuli Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional di bidang pendidikan dengan melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/MA mulai tanggal 4 hingga 7 Agustus 2025 sebagai bagian dari upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam memetakan mutu sistem pendidikan secara menyeluruh.

Sebanyak 45 siswa/i MAN Tapanuli Selatan terpilih secara acak melalui sistem sampling dari pusat untuk mengikuti ANBK tahun ini. Para peserta dibagi menjadi dua sesi pelaksanaan, yaitu sesi pertama terdiri dari 22 siswa, dan sesi kedua terdiri dari 23 siswa. Kegiatan ini berlangsung di ruang laboratorium komputer yang telah disiapkan secara optimal untuk menjamin kenyamanan serta kelancaran proses asesmen. Kepala MAN Tapanuli Selatan, Juhan Siregar, S.Pd., M.Pd., memantau langsung jalannya ANBK hari pertama. Dalam kunjungannya ke ruang asesmen, beliau menyempatkan diri untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta.

“Anak-anakku, kalian adalah siswa-siswi yang terpilih secara acak untuk mewakili seluruh siswa MAN Tapanuli Selatan. Jadikan ini sebagai amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kerjakan soal dengan tenang, jujur, dan penuh semangat. Semoga hasilnya menjadi cerminan baik bagi kita semua,” ujar beliau dengan penuh motivasi.

Pelaksanaan ANBK tahun ini menjadi tantangan tersendiri karena MAN Tapanuli Selatan memiliki empat lokasi pembelajaran berbeda yang tersebar secara geografis. Hal ini membuat koordinasi dan teknis pelaksanaan memerlukan strategi khusus. Oleh karena itu, dibentuklah tim panitia lintas lokasi yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan dari tiap lokasi untuk saling bekerja sama dalam mengatur dan memantau proses asesmen. Komunikasi dan koordinasi intensif dilakukan melalui berbagai saluran digital, mulai dari grup WhatsApp hingga Zoom Meeting, yang digunakan untuk memastikan semua sesi berjalan sesuai jadwal dan tidak ada kendala teknis yang berarti. Panitia juga membuat laporan perkembangan secara real-time untuk menjamin keakuratan dan ketepatan pelaksanaan.

Kegiatan ini dikawal oleh Khofifah Hartati, S.Pd. selaku proktor dan Ilhamsyah Siregar, S.Pd. selaku teknisi. Keduanya bertugas memantau kondisi jaringan, memastikan kelancaran proses login, membagikan token untuk tiap peserta, serta mengatasi kendala teknis jika terjadi. Dengan kerja sama tim yang solid dan dukungan semua pihak, hari pertama pelaksanaan ANBK berjalan lancar dan tertib. “Persiapan sudah kita lakukan jauh hari, mulai dari pengecekan perangkat, uji coba jaringan, simulasi ANBK, hingga pelatihan untuk proktor dan teknisi. Semua itu kita lakukan demi memastikan kegiatan ini bisa berlangsung tanpa hambatan,” ujar Khofifah Hartati, S.Pd.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ANBK. Ia menegaskan bahwa keberhasilan asesmen ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga mencerminkan budaya kerja sama dan tanggung jawab seluruh warga madrasah. “Kita telah berikhtiar secara maksimal, mulai dari persiapan, pembentukan tim, hingga pelaksanaan hari pertama yang berjalan dengan lancar. Selanjutnya, kita serahkan hasilnya kepada Allah. Semoga ANBK tahun ini memberikan hasil terbaik dan menjadi bahan refleksi untuk terus memperbaiki mutu pembelajaran dan layanan pendidikan di madrasah kita,” tutup Juhan Siregar.

ANBK sendiri dirancang tidak hanya untuk mengukur kemampuan kognitif siswa dalam literasi dan numerasi, tetapi juga untuk mengevaluasi kualitas proses pembelajaran dan lingkungan sekolah secara menyeluruh. Oleh karena itu, keikutsertaan MAN Tapanuli Selatan dalam program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap arah kebijakan pendidikan nasional yang lebih holistik dan berkeadilan. Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga 7 Agustus 2025. Seluruh tim panitia, guru, serta tenaga teknis terus bersiaga agar asesmen dapat berlangsung dengan sukses dan tanpa kendala. Harapan besar disematkan kepada siswa yang menjadi peserta, agar dapat menjawab soal dengan jujur dan menunjukkan kompetensi terbaik mereka sebagai generasi unggul dari madrasah. (hen)

Similar Posts